Sabtu, 12 April 2014

Canon IR 5000i/6000i

Spesifikasi :
- Tipe     : Console
- Sistem : Laser Dry Electronic Transfer
- Resolusi Scan : 600 dpi x 600 dpi (copy),
- Resolusi Copy : 1200 dpi x 600 dpi (print),
- Kecepatan Copy : A4 (LTR) 50 / 60 copies/min,     - A3 (11” x 17”) 30 copies/min, F4 (LGL)                 - 35 copies/min
- Perbesaran : 25% s/d 400
- Master Copy : Kertas, Buku, Media 3
- Kapasitas Kertas: Standar (4.150 lembar),          Dobel Tray (1.500 lembar), Dobel Kaset (550 lembar), Bypass Tray (50 lembar)
- Dapat juga digunakan sebagai printer & scanner
- Daya : 1.500 watt
- Dimensi : 82,3 cm x 69,2 cm x 107,5 cm
- Berat : ± 290,8 kg.
 Canon IR 5000i/6000i
 Sebenarnya mesin intuk type Canon IR 5000i/6000i ini, tidak jauh berbeda dengan type mesin IR 5000 /6000. hanya saja yg membedakannya ada di bagian scanernya saja. bila IR 5000/6000 tidak memiliki kabel sambungan antara mesin dengan scaner, di type mesin IR 5000i/6000i ini memiliki kabel sambungan data.

Ir 5000 VS Ir 5570

Ir 5000 VS Ir 5570

Saat dihadapkan dengan dua pilihan, maka pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anda.
begitu juga saat kita diharuskan untuk memilih mesin fotocopy, dan ada pilihan canon IR5000 dan canon IR5570, mana yang kita pilih?
berikut ini perhitungan-perhitungan yang perlu anda ketahui, sebelum memutuskan untuk memilih mesin fotocopy yang mana.
1. kelebihan mesin
-  kelebihan mesin fotocopy canon IR5000/6000

  • Perawatan mudah dan jarang sekali rusak
  • Spare part banyak dan kanibalan mulai banyak dipasaran
  • hasil sangat tajam dan memuaskan
  • pemanas berupa lampu
-  kelebihan mesin fotocopy canon IR5570/6570
  • harga lebih murah
  • stok mesin banyak
  • proses print lebih cepat
  • lebih canggih fiturnya
  • tersedia port usb
  • kualitas plastik lebih kuat
+ kekurangan mesin fotocopy canon IR5000/6000
  • harga lebih mahal
  • stok mesin mulai langka,bisa jadi indent
+ kekurangan mesin fotocopy canon IR5570/6570
  • Pemanasnya berupa elemen besi yang mudah sekali overheat
  • sering terjadi error
  • peka terhadap tegangan input
  • sering ganti sparepart sekitar pemanas
  • dengan settingan normal,hasil tidak setajam IR5000
demikian perhitungan yang perlu anda cermati terlebih dahulu, sebelum memutuskan mesin terbaik untuk usaha fotocopy anda.
ingat....!!! sekali anda salah memilih mesin...maka usaha anda pasti akan ada hambatan besar dalam usaha anda...

Sparepart Canon iR5020 Mulai Langka

Jika kebetulan anda pemilik mesin fotocopy merek Canon iR5020 atau iR6020 sebaiknya anda perlu sedikit khawatis dan mulai lebih apik lagi dalam merawat mesin anda pasalnya akhir akhir ini sparepart elektronik untuk mesin ini mulai langka dan susah didapatkan ini untuk didaerah Jakarta. Tidak percaya? silahkan anda bertanya ke beberapa tempat penjual sparepart mesin langganan anda coba tanyakan saja CCD atau Mainboard atau Panel unitnya pasti akan sangat sulit mendapatkannya dan jika pun ada barangnya pasti harganya sangatlah mahal. Tidak mengherankan hal ini dikarenakan ketersediaan dan suplai mesin seri ini sudah mulai sedikit yang masuk ke Indonesia.

Benarkah mesin seri iR5020 mulai langka masuk ke Indonesia? Memang benar bahwa mesin seri ini mulai berkurang keberadaannya setidaknya hal ini di sampaikan oleh beberapa perusahaan importir besar yang mendatangkan mesin mesin rekondisi ke Indonesia baik itu bekas dari Singapore dan Eropa hal ini karena memang sudah lama pihak Jepang sebagai pemegang lisensi telah menghentikan produksi mesin seri ini sejak lama dan mulai memproduksi tipe tipe terbaru. Konsekwensinya adalah jaminan ketersediaan sparepart untuk seri mesin ini bsa dibilang telah terancam. Jadi jika kebetulan anda memiliki mesin seri ini mulai dari sekarang lebih apik lah dalam merawat mesin fotocopy anda agar meminimalisir resiko jika harus ada sparepart yang harus diganti.

Jika anda baru berencana untuk memulai usaha fotocopy dan sedang memilih merek mesin fotocopy pastikan anda memilih mesin fotocopy yang ketersediaan sparepartnya terjamin paling tidak untuk 5 tahun kedepan.

Sabtu, 21 September 2013

IR 4570
Ir 4570

Dengan spesifikasi sebagai berikut :
  • Tipe : Digital Multifunction Imaging System
  • Imaging System : Laser Dry Electrostatic Transfer
  • Fixing System : RAPID Fusing System
  • Memori Internal / HD : 512 MB RAM / 20 GB HDD
  • Waktu Pemanasan : 30 detik atau kurang
  • Kecepatan Copy/Print : 35/45cpm (Copy per minute)
  • Ukuran Maksimum Dokumen : A3
  • Multi Copy : 1 sampai 999
  • Resolusi Print : 2400 x 600 dpi
  • Perbesaran / Perkecil : 25% sampai 400%
  • Dimensi : 700mm x 565mm x 1090mm
  • Konsumsi Daya : 1,35kW (MAX)






Mesin Fotocopy Canon iR 4570 bisa menjadi alternatif anda dalam pengerjaan penggandaan dokumen. Dengan Kecepatan 45 ppm (letter), merupakan perangkat multifungsi yang canggih dan pastinya efisie. Selain efisien, mesin ini juga tidak memakan banyak tempat, jadi sangat efisien duntuk ditempatkan dipojok ruangan kerja anda, banyak ditemukan pada copy center kecil dan juga perkantoran berskala menengah dan menengah kebawah. Pengoperasiannya pun tidak rumit dan sudah dilengkapi dengan mesin pelengkap yakni Sorter (Finisher), Duplexing unit (Bolak balik)  dan  ADF   ( Automatic Document Feeder).
Canon iR 4570 memberikan berbagai pilihan penanganan dokumen Print,Copy, MAilBox, LAN.


Beberapa bagian yang rentan rusak pada mesin IR3045:
  1. Engsel pada cover right door.
  2. Engsel Tray By pass.
  3. Pengunci pada right door
  4. Bagian fixing unit / pemanas (fixing film).
  5. Dan bagian yang paling sering rusak adalah Pick up rool pada setiap kaset.
Kelebihan pada mesin ini adalah :
  1. Tidak terlalu rentan dengan naik turunnya tegangan listrik. Namun tetap disarankan agar pengguna melengkapi stabilizer untuk daerah yang bertegangan tidak stabil.
  2. Tidak terlalu banyak kemungkinan kerusakan pada alat-alat elektronik.
  3. Mudah dalam pengoperasiannya.


Beberapa bagian yang rentan rusak pada mesin IR4570:

  1. Engsel pada cover right door.
  2. Engsel Tray By pass.
  3. Pengunci pada right door
  4. Bagian fixing unit / pemanas (fixing film).
  5. Dan bagian yang paling sering rusak adalah Pick up rool pada setiap kaset.
Kelebihan pada mesin ini adalah :
  1. Tidak terlalu rentan dengan naik turunnya tegangan listrik. Namun tetap disarankan agar pengguna melengkapi stabilizer untuk daerah yang bertegangan tidak stabil.
  2. Tidak terlalu banyak kemungkinan kerusakan pada alat-alat elektronik.
  3. Mudah dalam pengoperasiannya.



IR 5050 - IR 5070 - IR 6570


Ir 5050 - Ir 5070 - Ir 6570
Spesifikasi sebagai berikut :

  • Tipe : Digital Multifunction Imaging System
  • Imaging System : Laser Dry Electrostatic Transfer
  • Fixing System : Induction Heating Fusing System
  • Memori Internal / HD : 1 GB RAM / 40 GB HDD
  • Waktu Pemanasan : 30 detik
  • Kecepatan Copy/Print : 50/75cpm (Copy per minute)
  • Ukuran Maksimum Dokumen : A3
  • Multi Copy : 1 sampai 9999
  • Resolusi Copy : 1200 x 600 dpi
  • Resolusi Print : 1200 x 1200 dpi 
  • Perbesaran / Perkecil : 25% sampai 400%
  • Dimensi : 743mm x 643mm x 1207mm
  • Konsumsi Daya : 1,92kW (MAX)
 Mesin foto copy Canon IR5050 - IR5075 - IR6570 adalah generasi berikutnya dari Canon IR5000 - IR 6000. Bisa dikatakan bahwa Canon IR5050 - IR5075 - IR6570 adalah produk pembaharuan dari IR5000 - IR 6000, saya katakan demikian melihat dari proses kerja dan sparepart yang digunakan hampir sama, Yang berbeda adalah pada ADF unit dan pada  fixing  unitnya (pemanas). Namun  dari  proses  kerjanya   dan   fungsi - fungsinya banyak yang sama. Intinya banyak perbaikan dan pengembangan disana sini.
Bagi anda yg berminat untuk buka usaha copy center, mesin IR5050 - IR5075 - IR6570 adalah pilihan yg tepat, mesin dengan performa kecepatan 60/70cpm (A4) membuat pekerjaan anda lebih cepat, dengan sistem operasi digital dengan tambahan fitur "finisher" membuat pekerjaan pencetakan salinan yang menyusun sudah otomatis tersusun dengan rapi sesuai halaman yang dicopy, mesin photocopy digital ini dapat digunakan juga sebagai "printer" untuk mencetak file yg ingin dicetak melalui perangkat komputer/laptop, dibandingkan hasil dari printer inkjet sendiri, hasil cetakan tidak luntur bila terkena air seperti halnya printer inkjet, karena toner pada cetakan sudah menempel pada kertas pada proses "fixing" dalam proses printing oleh mesin ini.
Tips untuk menjaga kinerja mesin Canon IR5050 - IR5075 - IR6570 :
  1. Menjaga kebersihan pada box toner. Jangan biarkan bagian box toner terlalu kotor.
  2. Menggunakan toner yang layak, bila perlu beli yang berkualitas
  3. Bila ingin mengganti penggunaan toner dengan merek lain, sebaiknya box toner, developing dikuras dulu dan drum dibersihkan dulu.
  4. Menjaga kebersihan di bagian Fixing Unit, Transfer Belt dan wiring, cukup dengan menggunakan Hand Blower.
  5. Sering membersihkan bagian roda karet pemutar magnet roll pada developing unit.
  6. Hati-hati bila menggunakan kertas bekas. Jangan sampai stapler masuk dan merusak drum unit.
  7. Pastikan karet-karet penggerak pada bagian sisi kanan mesin dalam kondisi baik dan tidak kotor.
  8. Menutup tempat penyimpanan kertas (cassette) sesuai aturan pemakaian. Jangan menggunakan kaki atau mendorong dengan kuat.
  9. Sebaiknya menggunakan stabilizer untuk menghindari tegangan listrik yang tidak stabil.
IR 5000 - IR 6000
Ir 5000 - Ir 6000
 
Spesifikasinya sebagai berikut :
  • Tipe : Digital Multifunction Imaging System
  • Imaging System : Laser Dry Electrostatic Transfer
  • Fixing System : Heat Roller Fixing System
  • Memori Internal / HD : 256 MB RAM / 10 GB HDD
  • Waktu Pemanasan : 5 menit atau kurang
  • Kecepatan Copy/Print : 50/60cpm (Copy per minute)
  • Ukuran Maksimum Dokumen : A3
  • Multi Copy : 1 sampai 999
  • Resolusi Copy : 600 x 600 dpi
  • Resolusi Print : 2400 x 600 dpi (interpolated)
  • Perbesaran / Perkecil : 25% sampai 400%
  • Dimensi : 743mm x 643mm x 1136mm
  • Konsumsi Daya : 1,65kW (MAX)
 Mesin foto copy Canon IR5000 - IR6000 adalah generasi berikutnya dari Canon NP 6050. Bisa dikatakan bahwa Canon Ir5000 - Ir6000 adalah produk pembaharuan dari NP 6050, saya katakan demikian melihat dari proses kerja dan sparepart yang digunakan hampir sama. Yang berbeda adalah pada duplex unitnya (unit bolak-balik), scaner unit dan pada  fixing  unitnya (pemanas). Namun  dari  proses  kerjanya   dan   fungsi - fungsinya banyak yang sama. Intinya banyak perbaikan dan pengembangan disana sini.

Bagi anda yg berminat untuk buka usaha copy center, mesin ir5000 - ir6000 adalah pilihan yg tepat, mesin dengan performa kecepatan 50/60cpm (A4) membuat pekerjaan anda lebih cepat, dengan sistem operasi digital dengan tambahan fitur "finisher" membuat pekerjaan pencetakan salinan yang menyusun sudah otomatis tersusun dengan rapi sesuai halaman yang dicopy, mesin photocopy digital ini dapat digunakan juga sebagai "printer" untuk mencetak file yg ingin dicetak melalui perangkat komputer/laptop, dibandingkan hasil dari printer inkjet sendiri, hasil cetakan tidak luntur bila terkena air seperti halnya printer inkjet, karena toner pada cetakan sudah menempel pada kertas pada proses "fixing" dalam proses printing oleh mesin ini.

Tips untuk menjaga kinerja mesin Canon Ir 5000 - Ir 6000 :
  1. Menjaga kebersihan pada box toner. Jangan biarkan bagian box toner terlalu kotor.
  2. Menggunakan toner yang layak, bila perlu beli yang berkualitas
  3. Bila ingin mengganti penggunaan toner dengan merek lain, sebaiknya box toner, developing dikuras dulu dan drum dibersihkan dulu.
  4. Menjaga kebersihan di bagian Fixing Unit, Transfer Belt dan wiring, cukup dengan menggunakan Hand Blower.
  5. Sering membersihkan bagian roda karet pemutar magnet roll pada developing unit.
  6. Hati-hati bila menggunakan kertas bekas. Jangan sampai stapler masuk dan merusak drum unit.
  7. Pastikan karet-karet penggerak pada bagian sisi kanan mesin dalam kondisi baik dan tidak kotor.
  8. Menutup tempat penyimpanan kertas (cassette) sesuai aturan pemakaian. Jangan menggunakan kaki atau mendorong dengan kuat.
  9. Sebaiknya menggunakan stabilizer untuk menghindari tegangan listrik yang tidak stabil.



Ir 3045

CANON IR-3045/ 3245/ 4570

 

3570 dengan spesifikasi sebagai berikut :

  • Tipe : Digital Multifunction Imaging System
  • Imaging System : Laser Dry Electrostatic Transfer
  • Fixing System : RAPID Fusing System
  • Memori Internal / HD : 512 MB RAM / 20 GB HDD
  • Waktu Pemanasan : 30 detik atau kurang
  • Kecepatan Copy/Print : 35/45cpm (Copy per minute)
  • Ukuran Maksimum Dokumen : A3
  • Multi Copy : 1 sampai 999
  • Resolusi Print : 2400 x 600 dpi
  • Perbesaran / Perkecil : 25% sampai 400%
  • Dimensi : 700mm x 565mm x 1090mm
  • Konsumsi Daya : 1,35kW (MAX)





Mesin Fotocopy Canon iR 3045 bisa menjadi alternatif anda dalam pengerjaan penggandaan dokumen. Dengan Kecepatan 45 ppm (letter), merupakan perangkat multifungsi yang canggih dan pastinya efisie. Selain efisien, mesin ini juga tidak memakan banyak tempat, jadi sangat efisien duntuk ditempatkan dipojok ruangan kerja anda, banyak ditemukan pada copy center kecil dan juga perkantoran berskala menengah dan menengah kebawah. Pengoperasiannya pun tidak rumit dan sudah dilengkapi dengan mesin pelengkap yakni Sorter (Finisher), Duplexing unit (Bolak balik)  dan  ADF   ( Automatic Document Feeder).
Canon iR 3045 memberikan berbagai pilihan penanganan dokumen Print,Copy, MAilBox, LAN. Berbagai penghargaan telah didapat oleh mesin Canon iR 3045 yaitu :
BERTL 4 Star Highly Recommended
Better Buys for Business Editor’s Choice 2007
2007 BLI Highly Recommended

Beberapa bagian yang rentan rusak pada mesin IR3045:
  1. Engsel pada cover right door.
  2. Engsel Tray By pass.
  3. Pengunci pada right door
  4. Bagian fixing unit / pemanas (fixing film).
  5. Dan bagian yang paling sering rusak adalah Pick up rool pada setiap kaset.
Kelebihan pada mesin ini adalah :
  1. Tidak terlalu rentan dengan naik turunnya tegangan listrik. Namun tetap disarankan agar pengguna melengkapi stabilizer untuk daerah yang bertegangan tidak stabil.
  2. Tidak terlalu banyak kemungkinan kerusakan pada alat-alat elektronik.
  3. Mudah dalam pengoperasiannya.




Minggu, 01 Januari 2012

Tips Memilih Toner

Memilih toner yang leboh murah adalah hal yang wajar, untuk menekan biaya per copy. Waspadai Toner Oplosan karena akan sangat merugikan anda.
 
Berikut beberapa tips bagi anda dalam memilih dan menggunakan toner merek apa :
  • Gunakan toner yang sesuai dengan mesin anda, biasanya tertera pada kemasannya bila toner tersebut untuk menggunakan tipe mesin apa saja.
  • Mintalah referensi dari pengguna lain atau dari penjual dimana anda membeli mesin anda.
  • Belilah toner langsung dari agen penjual,toko atau penjual mesin foto copy rekondisi canon.
  • Cermati perbedaan harganya. Waspada terhadap harga yang terpaut jauh.
  • Belilah toner yang mampu memberikan jumlah lembar copy dengan perbandingan 500gram = 5000 s/d 7000 lembar copy.
Sebagai tambahan informasi, bahwa banyak beredar dipasaran Toner Oplosan yang dicampur dengan sisa ampas toner. Toner oplosan selain memberikan hasil copy yang tidak maksimal, juga akan merusak bagian dalam mesin, Seperti Magnet roll & Drum.

Tips Mengganti Merek Toner

Sering kali pengguna mesin foto copy rekondisi dipusingkan dengan masalah tawaran harga toner yang lebih murah ataupun tawaran yang mengatakan produk toner mereka yang lebih bagus. Jelas kita pengguna mesin foto copy rekondisi ingin mencari toner yang lebih murah untuk menekan cost per copy. Tetapi kita juga perlu menjaga kualitas hasil copy serta menjaga agar toner baru tiak memberikan efek negatif terhadap mesin foto copy kita. Tahukah anda bila pemakaian toner yang salah tidak hanya membuat hasil copy menjadi jelek, tetapi juga dapat merusak mesin? Tahukah anda bagaimana cara aman mengganti merek toner?

Sedikit informasi dan tips agar anda bisa menggunakan toner dengan harga yang lebih murah, mendapatkan hasil yang maximal serta menjaga mesin foto copy anda agar tidak rusak karena pemakaian toner baru.  
Berikut beberapa tips dalam melakukan penggantian merek toner :
  • Pastikan toner yang baru sesuai dan cocok untuk mesin anda.
  • Pastikan Box toner dan developer dikuras bersih terlebih dahulu. Usahakan tidak tersisa toner lama didalam box toner atau developer. Karena kemungkinan toner lama dan toner baru bila tercampur akan menimbulkan gumpalan yang nantinya akan merusak mesin.
  • Bersihkan pula bagian drum dan wiring dari sisa toner lama.
  • Untuk lebih aman lagi, mintalah teknisi untuk membersihkan saluran pembuangan sisa toner.

Mudah-mudahan tips diatas dapat bermanfaat bagi anda.

Mengenal Toner Untuk Mesin Foto Copy Canon

Pertanyaan dari pengguna mesin foto copy canon khususnya mesin foto copy rekondisi mengenai tiner (consumable part utama) adalah toner merek apa yang paling bagus? Apakah toner ini membuat hasil copy menjadi buram atau pucat? Apakah toner ini menghasilkan jumlah lembar copy yang lebih banyak atau besar? Apakah toner ini merusak mesin? toner merek apa yang sesuai dengan mesin saya? Posting kali ini akan mengulas sedikit tentang toner dari sisi apa itu toner, jenis toner, harga, kualitas, jumlah lembar copy dan pengaruhnya terhadap internal mesin foto copy.

Toner adalah sejenis serbuk yang bermuatan listrik positif, yang nantinya akan membentuk hasil copy. Mungkin untuk toner yang dikhususkan untuk mesin analog tipe lama, toner tersebut masih bermuatan listrik negatif. Oleh karena itu pastikan toner yang anda gunakan adalah yang sesuai dengan tipe mesin anda.

Jenis toner, untuk toner khusus mesin canon rekondisi yang biasa dijual dipasaran debedakan menjadi 2 jenis. Yakni untuk mesin analog dan mesin digital. Ini berhubungan dengan kandungan muatan listrik yang ada didalam serbuk toner tersebut. Untuk kemasannya, biasanya dikemas dalam kemasan aluminium foil ada juga yang berbentuk standing pounch.

Mengenai harga, banyak sekali variasi harga yang dijual di pasaran. Untuk harganya sendiri tergantung dari mereknya sendiri. Biasanya merek-merek baru harganya lebih rendah tetapi tidak terlalu besar perbedaannya. Sebaiknya pengguna tidak terkecoh dengan harga yang rendah tapi dengan gramasi kemasan yang lebih sedikit.

Bicara mengenai kualitas toner. Sebenarnya kualitas hasil yang diberikan dari masing-masing merek tidaklah akan terlalu signifikan bila untuk hasil berupa teks. Hanya akan terlihat jelas bila dibandingkan dengan cara membandingkan hasil gambar yang memiliki kepekaan warna hitam, namun semua ini juga bergantung pada keahlian penggunaannya dalam melakukan pengaturan hasil copy serta beberapa trik dalam memaksimalkan bagian developer dan drum.

Jumlah lembar copy yang dihasilkan untuk masing-masing merek toner itu sendiri berbeda-beda. Ada jenis toner yang memang menghasilkan ampas (waste) yang lebih besar, sehingga mempengaruhi jumlah hasil copy nya.

Untuk pengaruh terhadap internal mesin, toner yang menghasilkan ampas (waste) yang banyak biasanya akan menimbulkan penggumpalan penggumpalan pada saluran yang dilalui toner tersebut. Yang kemudian akan merusak bagian bagian internal mesin seperti gear dan juga akan mengotori komponen-komponen elektronik yang ada di dalam mesin.

Untuk mengenal mana toner yang bagus atau tidak, tidak ada cara lain selain mencoba menggunakannya. Dengan menggunakannya, kita baru bisa menilai hasil copy nya serta jumlah lembar copy yang bisa dihasilkan dari merek toner tersebut. Selanjutnya ikuti posting saya selanjutnya mengenai Tips Mengganti Merek Toner dan Tips Memilih Toner.
Trouble Shooting & Error Code Canon

 
Posting kali ini hanya sekedar untuk menyediakan ruang untuk bertukar fikiran seputar Trouble Shooting dan Error Code untuk mesin foto copy merek canon. 
 
Saya yakin semua penguna mesin foto copy sudah terbiasa dengan trouble shooting dan kode error selama menggunakan mesin foto copy merek Canon. 
 
Trouble shooting yang biasa ditemukan pada meson foto copy adalah Paper jam (kertas nyangkut) dan beberapa hal lainnya. 
 
Sedangkan kode error adalah kode uang muncul dilayar control panel mesin, berfungsi memberi petunjuk kepada pengguna dimana mesin secara otomatis mendeteksi kerusakkan atau kejanggalan di dalam mesin itu sendiri.

Untuk membuka Kolom Diskusi ini, kami memulainya dengan masalah paper jam. Banyak hal yang menyebabkan timbulnya masalah paper jam ini, beberapa hal umum diantaranya :
  • Kualitas kertas yang digunakan. Lertas yang terlalu halus permukaannya dan gramasi kertas yang lebih kecil dari 70gram, sering menimbulkan masalah paper jam.
  • Kedudukan casette (tempat penyimpan kertas) yang tidak tepat pada posisinya.
  • Cara menutup Cover, terutama cover mesin sebelah kanan juga mempengaruhi alur gerak kertas.
  • Paper feed roller yang kotor atau aus (sudah jelek alias gundul/halus).
  • Sensor kertas, bisa jadi sensornya kotor sehingga cahaya terhalang atau platik sensor yang sudah tumpul atau rusak.
  • Posisi fixing unit yang tidak tepat atau kotor.
  • Cleaning Webb yang sudah kering.
  • Claws atau kuku pada bagian exit kotor atau tumpul.
  • Dan lain sebagainya.
Anda juga bisa menanyakan hal lain dengan mengisi pada kontak komentar dibawah. Dan saya akan berusaha untuk memberikan solusi atas pertanyaan anda. Saya sangat mengahrgai dan mengharapkan apabila sebelum anda memberikan komentar ataupun pertanyaan,anda terlebih dahulu menjadi pengikut (followers)blog ini.

Semoga ruang yang saya sediakan ini bisa bermanfaat bagi anda.
 
Salam hangat.


Apa itu Error Kode ?

Apa bedanya Trouble Shooting dengan Error Code? Apa itu Error Code ( kode error ) Apa arti kode E dengan beberapa digit angka dibelakangnya? Apa bedanya Error Code pada mesin foto copy canon analog dan digital? Sebagai pengguna mesin foto copy canon, tidak ada salahnya bila kita mempelajari atau setidaknya mengetahui sedikit tentang Kode-kode Error (errir codes) pada mesin foto copy merek canon.

Trouble shooting adalah suatu bentuk antisipasi atau penyelesaoan atas beberapa masalah yang sering timbul pada mesin foto foto copy yang sikarenakan kesalahan penggunaan mesin. Maka Error Code (kode error) adalah petunjuk yang diinformasilan oleh mesin itu sendiri ketika mendeteksi adanya kerusakan atau ketidak laziman yang terjadi di dalam mesin itu sendiri. Petunjuk tersebut diinformasikan kepada pengguna dengan bentuk kode yang terdiri dari satu huruf E yang diikuti dengan beberapa digit angka dibelakangnya, dan kode error tersebut ditampilkan pada monitor yang ada pada control panel mesin itu serta diikuti dengan bunyi error yang spesifik.

Tampilan Kode Error tersebut untul mesin foto copy analog masih menggunakan 3 digit angka, sedangkan untuk mesin foto copy digital telah berkembang menjadi 6 digit angka dilanjutkan 4 digit angka lagi yang menunjukkan hasil deteksi mesin. Contoh kode error pada mesin Analog E010, bila pada mesin digital bisa berupa E000010-000 atau E000010-001. Intinya angka digit yang lebih banyak yang ditampilkan pada mein digital, memberikan petunjuk hasil deteksi yang lebih spesifik. Dengan kode tersebut pengguna atau tenaga teknisi dapat lebih mudah dan terarah untuk memperbaiki keadaan tersebut.

Beberapa kemungkinan dari Kode Error (Error Code) yang timbul :
  • Ada komponen yang rusak atay tidak berfungsi dengan baik.
  • Ada komponen (consumable Part) yang habis dan harus diganti dengan yang baru.
  • Hanya semacam peringatan dini.
  • Adanya konsleting.
  • Adanya koneksi yang terputus atau tidak terhubung dengan benar.
  • Ada bagian yang kotor sehingga menutupi/menghalangi sensor.
Masing-masing angka pada kode error tersebut menunjukkan kepada pengguna atau tenaga teknisi, bagian-bagian mana yang mengalami kerusakkan atau ketidak laziman.

Saya sedang membuat daftar kode error yang disertai penjelasan dan cara penyelesaiannya. Semua berdasarkan pengalaman pengalaman yang pernah saya hadapi. Untul mendapatkan update daftar kode error, anda bisa terus mengikuti  blog ini. Agar anda tidak ketinggalan dengan informasi kode error yang sedang saya persiapkan.

Penemu Mesin Foto Copy


Chester Flood Carison
Mesin foto copy (photocopy machine / photocopier) adalah sebuah mesin yang digunakan untuk menduplikasikan dokumen dan gambar gambar visual secara cepat dan murah. Penggandaan (duplikasi) yang sempurna merupakan tujuan utama dari semua mesin foto copy, dan pada masa ini semua mesin memberikan yang terbaik untuk tugas yang satu ini, tetapi hal ini tidak berlaku seperti ini pada mulanya.

Terutama disaat awal awal penemuan mesin foto copy ini, hasil foto copy sangatlah rendah kualitas hasilnya, hasil foto copy tersebut sangat mungkin dibuang ke tong sampah di masa ini. Tetapi semuanya pastilah ada awal mulanya. Dan semuanya berawal dari seorang pria yang memiliki hasrat untuk sebuah ide baru. Sejarah mesin foto copy tidak akan ada tanpa keberadaan pria ini.

Sekias Tentang Sang Penemu & Penemuannya


Chester Flood Carison lahir di seattle, Washington pada tanggal 8 Februari 1906. Ayahnya adalah seorang pemangkas rambut. Pada usianya yang masih kecil, sang ayah memindahkan keluarganya ke San Bernardino, California. Carison mendapatkan gelar fisikanya dari California Institute of Technology pada tahun 1930 dan gelar sarjana hukum dari New York Law School pada tahun 1939.

Setelah mendapatkan gelar sarjana fisika, Carison pernah mengalami masalah besar, dimana ia pernah melayangkan surat lamaran ke 82 perusahaan, hanya mendapatkan 2 surat balasan atas surat lamarannya itu, namun tak satupun dari 2 perusahaan tersebut menerimanya untuk bekerja. Dan akhirnya ia mendapatkan pekerjaan sebagai seorang peneliti di perusahaan bernama Bell Laboratories di kota New York, dengan gaji hanya 35 US$ per minggu dan ini tidak berlangsung lama, karena Carison di PHK.

Setelah itu, ia bekerja sebagai pengacara hak patent yang juga tidak berlangsung lama, hingga akhirnya Carison berhasil menetap bekerja di sebuah perusahaan elektronik, PR Malorry yang terkenal dengan produk baterainya. Dan pada masa itulah ia menyelesaikan pendidikan hukumnya di malam hari seusai bekerja.

Walaupun Carison telah mendapatkan pekerjaan tetapnya tetapi hasilnya hanya mencukupi kebutuhan sehari hari saja dan belum lagi tambahan dengan statusnya yang baru menikah, Oleh karena itu Carison berfikir kalau saja ia bisa menelurkan suatu penemuan dan mempatentkannya, pastilah akan menyelesaikan kedua permasalahannya diatas. Carison berpikir ini juga merupakan sebuah kesempatan untuk berbuat sesuatu untuk dunia dan juga untuk dirinya sendiri.

Kemudian ia memulai pnelitiannya, ide penelitiannya berawal dari masalah yang sering dihadapinya dalam bekerja, yakni Carison selalu kekurangan salinan karbon (carboon copies) untuk spesifikasi patennya. Pada masa itu hanya ada 2 cara untuk memperoleh jumlah salinan yang lebih banyak lagi, yaitu dengan cara di foto atau disalin/ di ketik ulang secara manual, namun ke dua cara tersebut membutuhkan biaya yang besar, waktu yang lam serta bila di ketik/ disalin ulang ada kemungkinan terjadi kesalahan pada saat proses penyalinan. Sebuah pemikiran muncul olehnya, bahwa perusahaan atau kantor akan sangat diuntungkan bila ada sebuah alat yang bisa melakukan proses duplikasi salinan yang dapat dikerjakan dalam waktu singkat, biaya rendah dan tampak sama seperti aslinya.

Carison kemudian menghabiskan waktu malamnya selama berbulan-bulan diperpustakaan untuk membaca dan mempelajari semua artikel yang berkaitan dengan proses pengambilan gambar. Dan Carison memutuskan untuk tidak melakukan penelitian pada ruang lingkup fotografis konvensional (dimana cahaya sebagai perantara perubahan kimia), Hal ini dikarenakan pertimbangan bahwa penelitian ini telah dilakukan oleh beberapa perusahaan besar. Belajar dari hasil penemuan dari seorang peneliti berkebangsaan Hungaria, Pail Selenyi, yang sedang meneliti tentang gambar elektrostatis. Yang juga mempelajari bahwa ketika cahaya menghantam sebuah bahan yang bersifat fotokonduktif, mengakibatkan sifat konduksi listrik pada bahan tersebut akan meningkat.

Untuk melanjutkan penelitiannya ini, Carison memutuskan untuk membuat sebuah laboratorium kecil dilantai dua sebuah bar, di ruangan inilah Elektrophotography ditemukan (yang kemudian dinamai dengan Xerography pada hak patentnya) dan mempekerjakan seorang ahli fisika muda tanpa gaji, yakni seorang pengungsi dari Jerman bernama Otto Komei.

Hasil Foto copy pertama
Pada Hari ditemukannya Xerography Tanggal 22 Oktober 1938, Otto telah mempersiapkan alat : seng yang dilapisi emulsi sulfur sebagai bahan fptp konduksi dan mereka menuliskan huruf huruf 10-22-38 ASTORIA dengan tinta india diatas plat kaca atau slide, untuk melihat apa yang mereka dapatkan dari pembuatan gambar yang bisa terlihat (visible image) dan kemudian mereka menutup tirai untuk membuat ruangan segelap mungkin. Carison menggosok dengan semangatnya permukaan plat kaca tersebut dengan saputangan agar terjadi penimbunan electrostatis diatas permukaan. Kemudian meletakkan Plat kaca tepat diatas sulfur, selanjutnya kedua kombinasi tersebut diletakkan dibawah lampu pijar yang sangat terang untuk mendapatkan cahaya kuat untuk beberapa saat.

Setelah itu kaca slide diangkat dan kemudian diatas permukaan plat sulfur ditaburi bubuk lycopodium. Permukaan ditiup dengan sekali tiupan lembut agar bubuk lycopodium terhembus dan yang tertinggal hanya suatu pembentukan yang hampir sempurna dari huruf-huruf yang tertera diatas plat kaca tersebut. Mereka memindahkan apa yang tertulis diatas permukaan seng tadi keatas kertas lilin dan dipanasi agar lilinnya meleleh sehingga pada akhirnya diatas kertas tercetak copy yang diinginkan.

Carison mengulangi percobaan ini berulangkali sehingga ia bisa memastikan penemuannya ini, sebelum mendaftarkan hak paten atas penemuannya ini.

Referensi :
The History of Photocopiers
The History of The Photocopiers
inventor - Chester F Carison
Penemu Mesin Fotocopy

Sabtu, 31 Desember 2011

Canon NP 6035 / 6230

Canon NP 6035 / 6230



Mesin foto copy Canon NP 6035 memiliki spesifikasi yang sama dengan Canon NP 6230, terkecuali pada kecepatannya. Dimana NP 6035 memiliki kecepatan 35 lembar copy per menit, sedangkan NP 6230 hanya memiliki kecepatan 30 lembar permenit. NP 6035 dan NP 6230 merupakan pembaruan dari type NP 6025 dan NP 6030, terlihat dari seluruh bagian proses memiliki bentuk dan fungsi yang sama dan hanya sedikit memiliki perbedaan, misalkan pada bagian Exit unit, NP 6035 dan NP 6230 telah dilengkapi kipas pendingin yang ditempatkan menempel pada exit unit, sedikit pengembangan pada power supplay dan yang paling signifikan adalah pada control panel-nya.

Berikut rincian specifikasi mesin foto copy Canon NP 6035 dan NP 6230 :
    - Type Desktop
    - Panel = Fungsi layar sentuh (touch screen)                 
    - Photoconduktive Material = Drum OPC
    - Developer System = Toner Projection
    - Fixing System = Heater Roller
    - Speed = 30 / 35 cpm (A4)
    - Zoom = 50 - 200%
    - Maximum Copy = 99 lembar
    - Kapasitas Kertas = 1000 - 2500 lembar (A4)
    - Kapasitas Bypass Tray = 50 lembar
    - Maximum Konsumsi Listrik = 1500 watt
    - Dimensi = 79,3 x 69 x 109,5 cm
    - Berat = 210,3 kg

Secara keseluruhan cara pengoperasian dan perawatan mesin foto copy Canon NP 6035 sama dengan NP 6030. Begitu pula dengan kelebihan dan kekurangannya juga sama dengan type Canon  NP 6030. Hanya saja pengguna harus ekstra hati-hati dengan bagian layar sentuhnya (Touch Screen).

Canon NP 6025 / NP 6030

Canon NP 6025 / NP 6030

Mesin foto copy Canon NP 6030 memiliki spesifikasi yang sama dengan Canon NP 6025, terkecuali pada kecepatan copy permenit. Dimana NP 6025 memiliki kecepatan 25 lembar copy per menit.Sebelum menjamurnya mesin foto copy Digital, Type  Canon NP 6025 dan NP 6030 banyak ditemukan pada copy center kecil dan juga perkantoran berskala menengah dan menengah kebawah. Pengoperasiannya pun tidak rumit dan sudah dilengkapi dengan mesin pelengkap yakni Sorter (Finisher), Duplexing unit (Bolak balik)  dan  ADF   ( Automatic Document Feeder).

Berikut rincian specifikasi mesin foto copy Canon NP 6025 dan NP 6030 :
    - Type Desktop
    - Photoconduktive Material = Drum OPC
    - Developer System = Toner Projection
    - Fixing System = Heater Roller
    - Speed = 25 / 30 cpm (A4)
    - Zoom = 50 - 200%
    - Maximum Copy = 99 lembar
    - Kapasitas Kertas = 1000 - 2500 lembar (A4)
    - Kapasitas Bypass Tray = 50 lembar
    - Maximum Konsumsi Listrik = 1500 watt
    - Dimensi = 79,3 x 69 x 109,5 cm
    - Berat = 210,3 kg

Dari pengalaman, mesin ini mampu melakukan proses copy hingga 1000 lembar perhari. Bila lebih dari itu, pengguna harus lebih sering melakukan perawatan ringan hingga besar.

Sedikit tips untuk mesin yang sering melakukan copy lebih dari 500 lembar per hari.
  • Perhatikan bagian Fixing unit (heater roller) agar tidak kepanasan dan tidak kotor.
  • Gunakanlah Cleaning Blade dan Cleaning Webb yang berkualitas.
  • Pastikan Claw (kuku) dibagian exit unit tidak kotor, tidak tumpul dan juga terlalu tajam.

Beberapa bagian yang rentan rusak pada mesin NP 6025 / NP 6030 :
  1. Engsel pada cover front door.
  2. Engsel Tray By pass.
  3. Pengunci pada cassette (papper tray).
  4. Cover mesin utama tempat penopang kaki ADF.
  5. Dan bagian yang paling sering rusak adalah cover exit unit (meleleh karena kepanasan).

Kelebihan pada mesin ini adalah :
  1. Tidak terlalu rentan dengan naik turunnya tegangan listrik. Namun tetap disarankan agar pengguna melengkapi stabilizer untuk daerah yang bertegangan tidak stabil.
  2. Tidak terlalu banyak kemungkinan kerusakan pada alat-alat elektronik.
  3. Mudah dalam pengoperasiannya.
  4. Bagian kontrol panel lebih awet karena belum menggunakan layar sentuh (Touch Screen).
  5. Bagian mesin pelengkap lainnya bersifat terpisah dari mesin utama, sehingga kerusakan pada mesin-mesin pelengkap tidak akan mempengaruhi operasional mesin utama.
  6. Biaya penggantian sparepart yang relatif lebih murah.

Canon NP 6050

Canon NP 6050

Mesin foto copy Canon NP 6050 adalah generasi berikutnya dari Canon NP 6650. Bisa dikatakan bahwa Canon NP 6050 adalah produk pembaharuan dari NP 6650, saya katakan demikian melihat dari proses kerja dan sparepart yang digunakan hampir mirip. Tang berbeda adalah pada mesin Canon NP 6650 menggunakan rantai besi untuk menggerakkkan mesinnya, sedangkan pada mesin NP 6050 sudah digantikan dengan karet yang disebut Timing Belt. Dan banyak sparepart lainnya yang pada Canon NP 6650 menggunakan bahan dasar logam seperti besi, pada Canon NP 6050 sudah menggunakan
bahan dasar plastik. Namun dari proses kerjanya  dan fungsi - fungsinya banyak yang sama. Intinya banyak perbaikan dan pengembangan disana sini.

Satu yang membedakan produk Canon NP 6050 dari Canon NP 6650 adalah bentuknya yang lebih ramping. Sehingga letak penyimpanan kertasnya berada di bagian bawah struktur mesin dan merubah alur gerak kertas yang membentuk huruf "C" terbalik. Kerampingan Canon NP 6050 merupakan keunggulannya di masa itu namun juga sekaligus menjadi kelemahannya, karena alur gerak kertas yang berliku-liku membuat mesin ini sering menghadapi masalah Paper jamp.

Spesifikasi Canon NP 6050 :

  • Fungsi layar sentuh ( Touch screen ) pada Control Panel.
  • Photoconduktive Material = Assy Drum
  • Developer System = Toner Projection
  • Fixing System = Heater Roller
  • Speed = 50 cpm (A4)
  • Zoom = 50 - 200%
  • Maximum Copy = 999 lembar
  • Kapasitas Kertas = 4000 lembar (A4)
  • Kapasitas Bypass Tray = 50 lembar
  • Maximum Konsumsi Listrik = 1500 watt
  • Dimensi = 64,3 x 72,5 x 116,5 cm
  • Berat = 185 kg

Tips untuk menjaga kinerja mesin Canon NP 6050 :
  1. Menjaga kebersihan pada box toner. Jangan biarkan bagian box toner terlalu kotor.
  2. Menggunakan toner yang layak, bila perlu beli yang berkualitas
  3. Bila ingin mengganti penggunaan toner dengan merek lain, sebaoknya box toner, developing dikuras dulu dan drum dibersihkan dulu.
  4. Menjaga kebersihan di bagian Fixing Unit, Transfer Belt dan wiring, cukup dengan menggunakan Hand Blower.
  5. Sering membersihkan bagian roda karet pemutar magnet roll pada developing unit.
  6. Hati-hati bila menggunakan kertas bekas. Jangan sampai stapler masuk dan merusak drum unit.
  7. Pastikan karet-karet penggerak pada bagian sisi kanan mesin dalam kondisi baik dan tidak kotor.
  8. Menutup tempat penyimpanan kertas (cassette) sesuai aturan pemakaian. Jangan menggunakan kaki atau mendorong dengan kuat.
  9. Sebaiknya menggunakan stabilizer untuk menghindari tegangan listrik yang tidak stabil.

Canon NP 6551


Canon NP 6551

Mesin foto copy type canon NP 6551 merupakan model yang sama dengan Canon NP 6050.Untuk fungsi dan pemakaiannya sama persis dengan Canon NP 6050. Perbedaannya ada pada komponen electronik, yang sebenarnya tidak perlu dipahami oleh pengguna. Selain itu ada beberapa perbedaan kecil pada Canon NP 6551, yaitu pada bagian control panelnya terdapat pengatur contrast pada layar sentuh (Touch Screen) dan satu lagi adalah pada bagian tempat penyimpanan kertas ( cassette ) no.3 & 4, dimana pada cassette tersebut dilengkapi tombol untuk mengeluarkan cassette.

Untuk spesifikasinya sama dengan Canon NP 6050.

Catatan tambahan : untuk canon NP 6551 aslinya bertegangan 110V. Bila anda menggunakan mesin type ini, pastikan mesin telah dimodifikasi menjadi tegangan 220V.Dan unalat elektroniknya yang berhubungan degan listrik seperti Exposure lamp atau Heater lamp, bila ada penggantian harus menggunakan Exposure lamp atau Heater lamp yang bertegangan sama.

Jumat, 30 Desember 2011

Canon NP 6650

Canon NP 6650



Mesin foto copy Canon NP 6650 sangat diminati oleh pasar sekitar tahun 1990 hingga 2005. Dan peminat utamanya adalah mereka yang menggeluti usaha copy centre dan perusahaan - perusahaan yang memiliki jumlah kebutuhan copy yang besar. Namun dalam kurun waktu 5-10 tahun terakhir ini, para peminatnya berangsur berkurang dan beralih kemesin Analog lain seperti type NP 6050 dan NP 6551, bahkan mesin Digital seperti IR 5000 dan IR 6000. 

Canon NP 6650 sangat diminati pada masanya karena ketanguhannya dalam melakukan pekerjaan copy untuk jumlah banyak, sparepart yang terhitung awet karena masih banyak menggukan bahan logam atau besi seperti gear dan rantainya. Selain bentuk yang dirancang melebar kesamping memberikan keuntungan jarang terjadinya paper jamp karena alur bergeraknya kertas lebih mendatar, terlihat kertas bergerak dari paper deck yang berada disebelah kanan mesin, tidak seperti mesin-mesin sekarang dimana tempat penyimpanan kertas berada dibawah, sehingga dalam proses copy kertas bergerak berliku menyerupai huruf "C".
Karena design nya yang besar sehingga banyak terdapat ruang kosong di dalam mesin yang sekaligus membuat mesin tidak cepat panas walau digunakan dalam waktu yang lama.
Spesifikasi mesin Canon NP 6650 :
  •  Analog
  •  Photoconductive Material = Drum Assy
  •  Developer System = Toner Projection
  •  Fixing System = Heater Roller
  •  Sped = 50 cpm ( A4 )
  •  Zoom = 50 - 200 %
  •  Paper = A5 - A3
  •  Maximum Copy = 99 Lembar
  •  Kapasitas kertas = 2000 lembar A4
  •  KApasitas By pass tray / Multi Feder = 50 Lembar
  •  Maximum Knsumsi listrik = 1500 watt

Sedikit informasi bila anda hendak memiliki mesin foto copy ini :
  1. Jumlah mesin NP 6650 ini sudah semakin sedikit dipasaran, sehingga utuk hargapun akan lebih tinggi.
  2. Mesin ini sudah sulit untuk di import karena ketersediaan dipasar luar negeri pun jumlahnya sudah minim, selain itu juga terbentur dengan peraturan import dari pemerintah yang membatasi import mesin bekas yang berumur lebih dari 12 tahun.
Dari kedua pertimbangan diatas bila anda meneukan mesin ini dijual dipasaran, ada lemungkinan msin tersebut adalah mesin bekas lokal. Dan satu hal yang perlu diperhatikan adalah layanan purna jual seperti layanan perbaikan dari si penjual.


Lahirnya Mesin Foto Copy Pertama
First Photocopier

Perjuangan Carison belum berakhir dengan penemuannya yang diberi nama Electrophotography, Sebelum orang lain mengikuti jejak penemuannya ini, segera ia mendaftarkan hak patennya pada tanggal 4 april 1939 dan hak paten diterbitkan pada tanggal 6 oktober 1942 untuk penemuan Electrophotography, yang kemudian dinamai dengan Xerography. Kata Xerography sendiri diambil dari bahasa Yunani; kata "Xeros" berarti "kering" dan "graphia" berarti "penulisan".

Bagaimana pun hasil temuannya ini belum sempurna dan belum siap untuk dipasarkan. Carison masih membutuhkan dana yang besar untuk melajutkan penelitiannya ini. Sulit sekali baginya untuk meyakinkan orang-orang bahwa plat kecil dan hasil gambar kasarnya ini memegang kunci untuk menuju sebuah industri baru yang luar biasa. Dari tahun 1939 hingga 1944, Carison ditolak oleh lebih dari 20 perusahaan. Bahkan Dewan Infestasi Nasional pun menghentikan penelitiannya ini. Berulang kali Carison sempat kecewa dan putus asa. Namun setiap ia mengulangi percobaan diatas penemuannya ini, Carison kembali meyakinkan dirinya, bahwa penemuannya ini sangat menjanjikan dan tidak layak untuk diterbengkalaikan.
Akhirnya pada tahun 1944, sebuah organisasi penelitian nirlaba bernama Battelle Memorial Institute mau mendanai penelitian Carison dengan menandatangani kontrak Pembagian Royalty dimana nantinya Carison akan mendapatkan bagiannya sebesar 40%. Selanjutnya Battelle Memorial Institute menandatangani kontrak lisensi dengan sebuah perusahaan kertas foto kecil bernama Haloid (yang kemudian berganti nama menjadi Xerox pada tahun 1961), yang memberikan hak kepada Haloid untuk mengembangkan mesin Xerography.

Pada 22 Oktober 1948, battelle mendemonstrasikan Electro Photography pada dunia, dan pada tahun 1949, mesin foto copy pertama diperkenalkan. Namun keseluruhan proses mesin ini masih sangat tidak effisien dan tidak dapat dipraktekkan untuk proses copy yang banyak. Memerlukan 14 tahapan proses dan waktu selama sekitar 45 detik untuk proses selembar copy. Mesin ini ditolak oleh pasar karena terlalu rumit. Pada waktu yang bersamaan, Haloid mendapatkan ide untuk nama baru ini yakni Xerography. Haloid menamai mesin foto copy pertamanya dengan nama Xerox model A. Tambahan huruf X pada Xero, membuat produk ini terdengar sama dengan Kodak. Pada tahun 1958, Haloid secara resmi berganti nama menjadi Haloid Xerox, dan akhirnya menjadi Xerox pada tahun 1961.


Mesin Foto Copy Otomatis Xerox 914


Masa keberhasilan Haloid bermula pada tahun 1959 saat mereka memperkenalkan Xerox 914, mesin foto copy otomatis pertama. Diberi nama Xerox 914 karena kemampuan mesin tersebut melakukan proses pada ukuran 9x14 inch. Mesin ini sangat populer dipasaran. Hingga akhir tahun 1961, Xerox telah meraih pendapatan hampir 80 juta dolar Amerika dan pada tahun 1985 pendapatannya meningkat menjadi 500 juta dolar Amerika.







Iklan xerox 914

Referensi Bacaan :

The History of Photocopiers
The History of The Photocopier
Invebtor - Chester F. Carison
Penemu Mesin Fotocopy
Wikipedia 

Perbedaan Mesin foto copy Analog dan Digital

Perbedaan Mesin foto copy Analog dan Digital

Dalam satu dekade terakhir penggunaan mesin foto copy telah berangsur bergeser dari mesin Analog ke mesin Digital. Pada awalnya banyak pengguna atau calon pembeli meson yang ragu dengan kemampuan mesin Digital. Dan menanyakan perihal perbedaan antara mesin Analog dan Digital? Apa kekurangan dan kelebihannya?

Jelas sekali banyak perbedaan diantara mesin Analog dan Digital. Salah satu perbedaan yang mencolok adalah dari cara kerjanya, dimana mesin foto copy Digital lebih mengandalkan kemampuan elektronik    ( processor) dalam menggerakkan keseluruhan mesin. Berbeda dengan mesin Analog yang masinh mengandalkan rantai atau timing belt untuk menggerakan gear-gear yang ada didalam mesin.

Bagaimanapun perbedaan antara kedua kenis sistem mesin ini, yang pasti kita berada pada tepian masa perubahan teknologi menuju era Digital, dan suatu saat nantinya semua mesin foto copy Analog akan digantikan oleh mesin foto copy Digital, seperti hanya teknologi foto camera atau video camera.

Tentu saja kita tidak perlu serta merta menggantikan mesin foto copy Analog yang kita miliki dengan mesi Digital. Karena masih banyak mesin Analog yang masih memiliki kualitas yang prima dan handal dalam menjalankan tugasnya. Tetapi kita juga perlu mempertimbangkan kebutuhan kita, sebab tidak dapat dipungkiri bahwa mesin foto copy Digital memberikan kualitas hasil yang jauh lebih bagus, kecepatan yang lebih tinggi dan sangat effisiensi dalam menyelesaokan pekerjaan kita.

Kelebihan mesin foto copy Digital lainnya adalah hasil scan dapat dikirim ke komputer melalui jaringan network, dapat pula menjadi mesin Fax, email dan mesin Print. Kemampuan fitur-fitur ini jelas membuat pekerjaan kantor menjadi lebih effisien.

Kelebihan dan kekurangannya :
  • Untuk jumlah copy yang banyak, mesin Digital memberikan biaya copy perlembar yang lebih rendah.
  • Suara mesin Digital lebih halus dibandingkan mesin Analog, Sehingga menjadi pilihan bagi perkantoran.
  • Karena mesin Digital lebih mengandalkan peralatan elektroniknya, maka kelemahannya adalah rentan pada tegangan listrik.
  • Sensor-sensor pada mesin sangat membantu kinta dalam mendeteksi lerusakan ataupun kesalahan pengoperasian. Dan ini sekaligus merupakan kelemahan juga karena mesin terlalu sensitif dan tinggkat toleransinya sangat rendah.
Namun dalam memilih mesin foto copy, hendaknya anda tetap melakukan penelitian kecil pada mesin tertentu yang ada dalam pertimbangan anda, seperti membaca product review untuk mengetahui pandangan dari pengguna yang telah membeli product tersebut. Selalu mendengarkan penjelasan dan masukan dari sales representative. Mendapatkan opini dari pihak ketiga adalah yang terbaik, anda bisa menanyakan kepada perusahaan lain mengenai pengalaman merfeka dalam menggunakan mesin tersebut.

Menentukan pilihan jenis mesin foto copy mana yang terbaik sangatlah sulit. Namun bila anda mengetahui apa kebutuhan anda, maka anda akan lebih mudah dalam melakukan pencarian.